Skip to main content

Pariwisata Balikpapan Bab IV Balikpapan Barat

Bab IV Balikpapan Barat

Masih dengan sumber yang sama
, "Welcome to East Kalimantan" published by East Kalimantan Regional Of Tourism Art And Cultural.

Kendati di Balikpapan Tengah tidak memiliki objek dan daya tarik wisata yang menarik, namun di wilayah ini memiliki lingkungan yang bersih, asri, aman dan nyaman untuk berjalan-jalan. Sekarang kita lanjut ke Balikpapan Barat saja ya?

1. Meriam peninggalan Jepang Berada di kawasan asrama bukit kelurahan Kampung Baru Ilir (Sidodadi) lebih kurang 8 Km dari pusat kota. Meriam ini menggambarkan bahwa saat Perang Dunia II merupakan strategis untuk pertahanan. Luas areal 2.500 M2, dari tempat ini dapat dilihat pemandangan Kota Balikpapan yang tertutup rimbunan pepohonan. Untuk ke lokasi ini dapat dicapai dengan angkutan kota no 6.

2. Kampung atas air (Kampung Baru) Dinamakan kampung atas air karena didirikan secara tradisional oleh masyarakat yang mayoritas suku Bugis. Jembatan dari kayu ulin terdapat di sini, sebagai jalur/jalan utama. Di salah satu ujung jembatan terdapat dermaga perahu nelayan dan tempat pengolahan udang/ikan hasil tangkapan. Sebagian besar bangunan terbuat dari kayu. Untuk ke lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan dan angkutan kota no 1,6 dan 5.

Comments

Popular posts from this blog

Merpati Putih Balikpapan

Artis-artis asal Balikpapan sudah mulai bermunculan di dunia pertelevisian swasta di Indonesia. Awalnya dari model lokal, yaitu memperagakan pakaian butik lokal, ada juga sebagai artis penyanyi, atau para juara lomba model catwalk di Kota Balikpapan ini, maupun bintang film di TVRI Balikpapan. Pada masa-masa sekolah saya, artis-artis Balikpapan yang cukup terkenal di antaranya adalah Herlita Fatahuddin, Ivone Susan, Ririn Ekawati, Jennifer Arnelita, Adelina Annisa, Vicha Mayavirha dan Mona Permatasari. Masih ada beberapa namun saya sudah lupa nama-namanya. Empat nama terakhir yang saya sebutkan kebetulan satu sekolahan dengan saya yang mana Jennifer dan Adelina merupakan adik kelas, sedangkan Vicha dan Mona satu angkatan dengan saya ketika itu, kami semua murid SMP Negeri 1 Balikpapan yang berlokasi di Jln Kapt Piere Tendean Gunung Pasir antara tahun 1996-1998. Pasti kalian sudah tidak asing dengan nama Jennifer Arnelita Rampengan. Yah, Gadis berdarah Manado ini adalah artis penyanyi ...

Pariwisata Balikpapan Bab III Balikpapan Selatan

Bab III Balikpapan Selatan Ini Balikpapan Selatan (Bisa dibilang Balikpapan Kota), sumbernya tetep...buku "Welcome to East Kalimantan" published by East Kalimantan Regional Of Tourism Art And Cultural. 1. Monumen Perjuangan Rakyat Monumen perjuangan ini berada di pusat kota tepatnya di depan kantor Makodam VI Tanjung Pura di Jln Jend Sudirman dengan luas 8.994 M2. Monumen yang terletak dipinggir pantai sehingga mudah dicapai secara keseluruhan area monumen ini tertata dengan baik. Monumen menjadi pusat penataan dan sekelilingnya terdapat tanaman dengan pengaturan simetris. Di sisi yang menghadap pantai terdapat sebuah kolam hias dan sebuah pelataran yang bisa digunakan untuk pagelaran tari (panggung) terbuka ini berlatar belakang laut dengan penonton duduk di anak tangga naik menuju patung monumen. Bangunan dasar monumen dari luar terlihat sebagai tangga menuju patung tiga prajurit yang sedang berusaha mendirikan bendera merah putih menghadap ke pantai. Di bawah patung sebena...

Rangkaian Kata Penghantar Hati Yang Pilu, Selamat Jalan Neno. (Balikpapan Berduka)

Sumber Foto: Sosial Media Facebook Retno Rachmadana Balikpapan. Antara membosankan lalu mengabaikan. Atau pura-pura nyaman lalu penuh kepalsuan. Adalah aku, perawan kampung halaman,  Yang meninggalkan tanah kelahiran ... (Oleh Neno Rachmadana. Sumber: Buku Salome dan orang-orang Balikpapan) Namanya Retno Rachmadana, tetapi dikenal dengan nama Neno. Seorang gadis yang periang, ramah dan mudah bergaul. Penulis asal Kota Balikpapan, yang pergi merantau ke Ibu Kota mencari pengalaman hidup. Salah satu puisi karyanya dimuat di dalam buku 'Salome dan orang-orang Balikpapan', sebuah buku antologi karya penulis-penulis Balikpapan dimana hasil penjualannya didedikasikan kepada para veteran di kota minyak tersebut. Itu pula awal mula dimana kami semua, para penulis dapat bertatap muka, yaitu ketika undangan datang untuk menghadiri Writerpreneur Workshop yang diadakan di Aston pada tanggal 18-20 September 2017, berdasarkan daftar nama penulis yang ka...